BOLAPORT.COM – Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia masih harus bersabar untuk memastikan langkah mereka hingga hari terakhir babak final four Proliga 2025.
Hasil manis didapatkan oleh Petrokimia tatkala menjalani laga terakhir babak final four Proliga 2025, Sabtu (3/5/2025) di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah.
Tim yang diperkuat oleh Megawati Hangestri Pertiwi tersebut tampil sempurna untuk menumbangkan Jakarta Electric PLN dengan skor 26-24, 25-18, 25-20.
Dari raihan tersebut, Petrokimia mendapatkan tiga poin penuh untuk menghindari posisi sebagai juru kunci klasemen final four Proliga 2025.
Meski berhasil mengukir kemenangan dalam pertandingan pamungkas fase final four, Jeff Jiang Jie selaku pelatih Petrokimia mengutarakan kesedihannya.
Bagiamana tidak? Sambil tertawa, pria asal China tersebut tak percaya kemenangan telak ini belum cukup membawa timnya melangkah ke final.
Satu tiket masih belum pasti di mana Petrokimia harus menunggu hasil pertandingan antara Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Pertamina Enduro.
Usai mengalahkan Electric PLN, Petrokimia melejit meninggalkan posisi juru kunci dengan sudah menorehkan total sembilan poin.
Medi Yoku dan kolega hanya terpaut satu angka saja dari Pertamina Enduro yang berada di puncak klasemen sementara yang sudah memastikan diri melaju ke final.
“Menyedihkan karena kami menang tetapi masih harus tunggu nasib,” ucap Jiang Jie dalam konferensi usai laga.
“Ya nanti kami lihat laga match lain.”
“Lihat besok siapa yang menang, tunggu saja lah ya, saya akan menyaksikan pertandingannya dari hotel,” imbuhnya.
Saat Jiang Jie sebagai juru taktik masih tak percaya belum memastikan diri ke final, Medi Yoku menegaskan tekadnya untuk tetap fokus dengan mental.
Pemain yang berposisi sebagai outside hitter tersebut tak terlalu merisaukan hasil yang didapatkan kedua tim tersebut.
“Apapun hasilnya besok (Popsivo vs Pertamina), mental kami tidak akan terpengaruh,” kata Medi menjelaskan.
“Kami sekarang fokusnya terus mengarah ke pelan Grand Final.”
“Kalaupun memang akhirnya kami jadi perebutan laga 3-4, ya kami akan tetap fokus ke sana,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Medi juga menjelaskan bahwa pelatih tidak memberikan preasure apa pun dalam pertandingan menghadapi Electric PLN.
“Dari pelatih memang tidak memberikan pressure apapun,” ucap Medi.
“Kami hanya terus fokus untuk ambil 3 poin karena laga tadi kesempatan terakhir kami.”
“Setelah laga kemarin, mental kami tidak ada masalah walau kena comeback, malah sekarang, tadi itu kami jadi lebih ingin bangkit,” imbuhnya.


